Jenis Sepeda
Postingan pertama saya tentang
sepeda, saya akan membahas tentang jenis-jenis sepeda. Ada banyak jenis sepeda
untuk kebutuhan yang berbeda; sehingga kamu harus menyesuaikan sepedamu dengan
jenis kegiatan bersepeda yang akan kamu lakukan.
Road Bike (Sepeda Jalan)
Sepeda jalan ringan, aerodinamik,
dan dirancang untuk dikendarai pada kecepatan tinggi di jalan halus. Sepeda ini
khusus dirancang untuk pesepeda yang ingin berkendara dengan lebih cepat, lama,
dan berlatih aerobik keras. Secara umum, sepeda jalan memiliki ban yang kecil
dan halus, setang standar yang melengkung ke bawah, gir ganda, dan sadel tipis.
Ukuran ban adalah diameter roda (dari tromol ke bagian luar ban di sepanjang
ruji) dan lebar ban pada titik terlebarnya (misal 27 inci x 1,25 inci).
Diameter umum untuk ban sepeda jalan adalah 26 inci (650c) dan 27 inci (700c).
Lebar ban berkisar antara 18 hingga 32 milimeter, atau 1 hingga 1,25 inci.
Sepeda jalan juga memiliki
beragam ukuran gir. Bergantung apakah sepedamu memiliki dua atau tiga cincin
rantai di depan-yaitu, memiliki dua atau tiga cincin rantai yang terhubung ke
engkol-sepeda tersebut akan memiliki 14 hingga 30 gir. Sepeda jalan memiliki
sadel tipis yang ringan dan, meskipun bertolak belakang dengan nalar, lebih
nyaman daripada sadel tebal untuk bersepeda jarak jauh.
Teknologi rangka telah berkembang
pesat dalam 10 tahun terakhir. Rancangan rangka tidak hanya sekedar seni tetapi
juga merupakan sains. Jika kamu mendapat pelajaran kimia saat di SMA, kamu
dapat menggunakan informasi tersebut saat memasuki toko sepeda-yaitu tabel
periodik unsur. Rangka dapat dibuat dari serat karbon, aluminium, magnesium,
titanium, baja, atau kombinasi di antaranya. Rangka teringan di pasaran adalah
karbon atau aluminium. Rangka titanium dan baja ringan sedikit lebih berat
daripada rangka aluminium dan karbon, tetapi lebih tahan lama dan memberikan
kenyamanan berkendara. Harga mulai
Rp. 4.500.000
 |
POLYGON HELIOS 900 |
Touring Bike (Sepeda Tur)
Sepeda tur biasanya memiliki
palang rangka lebih berat dan geometri yang lebih santai (yaitu palang depan
dan palang sadel tidak terlalu melengkung) daripada sepeda jalan. Sepeda tur
juga memiliki lubang-lubang di berbagai tempat untuk memasang rak dan sepatbor
sehingga kamu dapat membawa bawaanmu dalam tas saat bersepeda. Serupa dengan
sepeda jalan, sepeda tur memiliki kisaran gir-biasanya 24 hingga 30 gir
berbeda-untuk berkendara di semua jenis medan dan membawa bawaan tambahan.
Karena palang yang lebih berat, gir tambahan, dan rak, sepeda tur biasanya
lebih berat daripada sepeda jalan. Sepeda tur biasanya memiliki roda berukuran
26 inci (700c) seperti sepeda jalan, tetapi dipasangi ban yang lebih besar, 28
hingga 35 milimeter (1,1-1,4 inci). Lebar ban yang lebih besar membuat sepeda
lebih sesuai untuk permukaan yang lebih kasar dan untuk membawa beban yang
lebih berat. Geometri yang santai dan ban yang lebih lebar meningkatkan daya
redam guncangan jalan dan kenyamanan berkendara.
Sport Recreation Bike (Sepeda
Rekreasi Olahraga)
Sepeda rekreasi olahraga
serbaguna sehingga merupakan pilihan bagus bagi pesepeda pemula. Sepeda ini
merupakan peralihan antara sepeda balap dan sepeda tur sejati. Sepeda ini
sesuai untuk pengendara yang bersepeda hampir setiap hari tetapi sekali-kali
ingin menempuh tur yang lebih jauh atau melakukan balapan rekreasi. Sepeda ini
biasanya menawarkan kisaran gir yang lebih banyak daripada sepeda balap dan
memilki dudukan rak untuk berjaga-jaga bila melakukan tur. Sepeda ini juga bisa
bersaing di balap kelas pemula karena biasanya lebih ringan daripada sepeda
tur. Sepeda rekreasi olahraga lebih nyaman daripada sepeda jalan karena
pengendara duduk di posisi yang lebih tegak dan ban yang lebih besar memberikan
daya redam guncangan. Seperti sepeda tur dan sepeda jalan, sepeda rekreasi
olahraga biasanya dilengkapi dengan roda 27 inci (700c) dan bannya biasanya
berukuran 23 hingga 28 milimeter (0,9-1,1 inci).
Mountain Bike (Sepeda Gunung)
Jika bersepeda di medan yang
keras dan pulang dalam keadaan belepotan lumpur membuatmu senang, maka kamu
pasti ingin membeli sepeda gunung. Sepeda gunung dirancang khusus untuk pengendara
yang ingin bersepeda di jalanan kasar. Sepeda ini memiliki komponen yang kukuh dan
kuat dan rangkanya dirancang khusus untuk mengatasi jalan yang keras dan
merusak. Bannya yang besar dan bergerigi menawarkan lebih banyak cengkeraman
dan bantalan daripada ban jenis sepeda lain, dan setang yang datar membuat
pengendaranya duduk dalam posisi lebih tegak. Posisi ini memindahkan bobot
pengendara ke ban belakang, memberikan daya cengkeram lebih pada pengendara saat melintasi tanah yang tidak
padat. Diameter roda biasanya 26 inci dan lebarnya berkisar antara 1,95 hingga
2,2 inci. Karena sering digunakan untuk mendaki jalanan gunung yang curam,
sepeda ini biasanya memiliki tiga cincin rantai depan dengan 21 hingga 27 gir.
Sebagian besar model kelas atas memiliki suspensi yang terpasang pada porok
atau segitiga belakang (atau keduanya) untuk peredam kejut. Meskipun dapat
digunakan di jalan biasa, sepeda gunung memiliki kecepatan berputar yang lebih
lambat karena ukuran rodanya yang lebih kecil, daya tahan angin yang besar, dan
bobotnya yang berat. Harga mulai
Rp. 2.500.000
 |
| POLYGON COZMIC RXX |
Hybrid Bike & Cyclocross
(Sepeda Hibrid dan Sepeda Lintas Alam)
Sepeda lintas alam adalah sepeda
yang disukai untuk mengatasi beragam medan. Sepeda hibrid dan sepeda lintas
alam dapat mengatasi beragam medan dengan lebih tangkas dan cepat daripada
sepeda gunung yang memiliki roda 26 inci dan ban besar dan masih cukup mumpuni
untuk bersepeda di alam bebas. Sepeda hibrid paling cocok untuk pesepeda
rekreasi yang berkendara terutama di jalan halus dan kadang-kadang keluar ke
jalan tanah. Sepeda ini juga merupakan pilihan yang bagus untuk orang yang
merasa tidak stabil mengendarai sepeda jalan tetapi tidak ingin membeli sepeda
gunung. Sepeda lintas alam sedikit lebih tangguh dan dirancang terutama untuk
balap lintas alam dengan lintasan jalan dan alam bebas dengan rintangan yang
harus dilewati para peserta dengan turun dan memanggul sepeda mereka. Namun,
akhir-akhir ini sepeda lintas alam semakin dikenal sebagai sepeda semua
lintasan.
Sebagian besar sepeda hibrid dan
lintas alam memiliki roda berukuran 27 inci (700c) dan 21 hingga 30 gir. Sepeda
dengan roda berukuran 26 inci (600c) juga ada. Sepeda ini kadang dilengkapi
dengan gagang sadel dan batang setang berperedam kejut. Sepeda hibrid bisa memiliki
setang lurus yang menyebabkan pesepeda sedikit mencondongkan tubuhnya ke depan atau
batang yang melengkung ke arah pengendaranya, yang duduk lebih tegak. Sepeda
lintas alam memiliki setang menurun seperti pada sepeda jalan. Sepeda lintas
alam biasanya lebih ringan daripada sepeda hibrid. Sepeda hibrid harga mulai
Rp. 2.500.000
 |
| POLYGON HEIST 5.0 |
Time Trial Bike (Sepeda Uji
Waktu)
Sepeda uji waktu adalah sepeda
jalan yang dirancang aerodinamik dan khusus untuk melaju di lomba jalan yang
dibatasi waktu dan triatlon. Sepeda uji waktu dirancang untuk memberi kecepatan
maksimal, bukan kenyamanan maksimal. Pengendara harus selalu dalam posisi
melengkung dengan sangat aerodinamik yang tentu saja tidak nyaman untuk
perjalanan jauh. Karenanya, sepeda ini bukan sepeda harian yang baik. Pembalap
yang memiliki sepeda uji waktu menganggapnya sebagai sepeda sekunder dan hanya
menggunakanya saat latihan khusus dan balapan. Sepeda uji waktu memiliki 14
hingga 20 gir dan biasanya memiliki ukuran roda 27 inci (68,8 cm). Sepeda ini
memiliki ban bergaris arus, kecil, dan halus, dan pelek (19-23 mm/0,75-0,90
inci) serta setang aerodinamik khusus dengan pengubah gir terletak pada
ujungnya. Setang ini membuat pengendara bisa memposisikan tangannya menjulur
pada pegangan di depan tubuhnya. Ini membuat pengendara membungkukkan kepala
dan dada sehingga membantu memecah angin melewati bagian tubuh lainnya. Posisi
rendah dan meregang ini tidak nyaman untuk perjalanan jauh, tetapi sangat
berguna untuk melaju cepat. Posisi dan komponen aerodinamik mengurangi daerah
permukaan depan sehingga akibatnya bisa mengurangi seretan. Kecuali kamu berencana bertanding melawan
waktu, sebaiknya kamu tidak membeli sepeda ini. Harga mulai
Rp. 6.000.000
 |
| POLYGON HELIOS 300TT |
Sumber : Fitness Cycling
Tidak ada komentar:
Posting Komentar